Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Hukum Penggunaan Topi Haji bagi Jamaah Wanita

topi haji jamaah wanita
Photo from Gettyimages.Com

BincangMuslimah.Com – Penggunaan topi haji hingga saat ini sudah menjadi hal lazim bagi jamaah haji wanita khususnya dari kalangan jamaah Indonesia. Berbagai model topi pun laris terjual di beberapa toko dan platform belanja online. Dilansir pula dari berita merdeka.com tahun 2017, terdapat jamaah haji asal Tuban yang menggunakan caping (topi para petani untuk pergi ke sawah) yang bertuliskan KBIH Al-Munawaroh untuk berangkat menuju Madinah, Arab Saudi. Selain untuk menghindari panas, mereka menggunakannya dengan tujuan agar mudah ditemukan dan dikenali dari kejauhan.

Namun bagaimana hukumnya jika topi haji ini digunakan para jamaah wanita saat melaksanakan rukun haji, terutama saat ihram?

Ihram adalah rukun haji pertama yang harus dilakukan bagi jamaah haji yang telah mengucap niat untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji atau umrah. Dinamakan ihram bukan karena hal yang haram melainkan dinisbatkan pada suatu keadaan di mana jamaah haji yang sudah mengucap niat berhaji hendaknya meninggalkan perkara-perkara yang dilarang untuk dilakukan seperti berburu, menikah, bersenggama, menyisir rambut, bertengkar, memakai wangi-wangian, memotong rambut, melakukan kejahatan, dan lain-lain. Adapun memakai wangi-wangian dan memotong rambut, bisa masuk pada hal-hal yang disunnahkan jika dilakukan sebelum berihram. Larangan yang telah disebutkan di atas adalah larangan yang berlaku untuk umum (laki-laki dan wanita).

Selain larangan untuk umum, terdapat klasifikasi larangan khusus jamaah laki-laki dan khusus jamaah perempuan. Larangan untuk jamaah laki-laki seperti dilarang memakai pakaian berjahit, memakai sepatu yang menutupi mata kaki, dan memakai penutup yang melekat di kepala. Sebagaimana larangan Rasulullah SAW ketika ada seseorang yang sedang berihram dan jatuh dari ontanya:

لا تخمروا رأسه

“Janganlah kalian tutupi kepalanya”. (HR. Bukhari Muslim).

Dijelaskan dalam kitab fathul qorib larangan menutup kepala bagi laki-laki dengan menggunakan sesuatu yang dianggap sebagai urf seperti sorban atau tanah liat. Jika tidak dianggap sebagai penutup seperti meletakkan tangan di atas sebagian kepala atau berteduh, tidak sampai menyentuh atau menempel di kepala, maka tidak termasuk. Apakah larangan yang demikian juga berlaku untuk jamaah wanita?

Dalam buku Haji dan Umroh Wanita seri Fiqih Wanita empat Madzhab, Muhammad Utsman Al Khasyt menuliskan tiga perkara yang dilarang bagi wanita saat ihram: pakaian yang diberi parfum, sarung tangan, dan cadar. Begitu pula dalam buku tuntunan manasik haji disebutkan 2 larangan bagi jamaah wanita yaitu menutup kepala dengan kaos tangan dan menggunakan cadar. Namun dalam fathul qarib dijelaskan bahwa:

وتغطية (الوجه) أو بعضه (من المرأة) بما يعد ساترا. ولها أن تسبل على وجهها ثوبا متجافيا عنه بخشبة ونحوها

“Dan menutup wajah atau sebagiannya bagi wanita dengan menggunakan sesuatu yang dianggap penutup. Diperkenankan menggunakan cadar yang direnggangkan (tidak sampai menyentuh) dari wajah dengan menggunakan kayu dan sesamanya. Sebagaimana halnya penutup kepala bagi laki-laki yang telah disebutkan di atas, menggunakan penutup wajah bagi jamaah wanita diperbolehkan asalkan tidak sampai menyentuh atau menempel bahkan hingga menutupi wajah.

Dari beberapa sumber tersebut, bisa kita simpulkan bahwa menggunakan topi haji bagi jamaah wanita adalah diperbolehkan karena bukan termasuk hal yang dilarang saat berhaji terutama saat berihram. Dari penjelasan sebelumnya, larangan menutup kepala diklasifikasikan pada larangan jamaah laki-laki, sedangkan hukum yang dibahas adalah penggunaan topi bagi jamaah wanita. Dan larangan untuk jamaah wanita adalah tidak menutupi wajahnya menggunakan cadar atau sesamanya yang menyentuh wajah, sedangkan hakikat topi berada di atas kepala sehingga tidak sampai menempel bahkan menutupi lebih dari sebagian wajah seperti cadar atau sesamanya.

Rekomendasi

Cara Melaksanakan Badal Haji Cara Melaksanakan Badal Haji

Cara Melaksanakan Badal Haji

kewajiban anjuran haji larangan kewajiban anjuran haji larangan

Beberapa Kewajiban dan Anjuran Haji, Serta Larangan Yang Harus Dihindari

kewajiban anjuran haji larangan kewajiban anjuran haji larangan

Apakah Jamaah Perempuan Wajib Berhaji dengan Mahram?

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji yang Harus Diketahui

Sayyida Naila Nabila
Ditulis oleh

Mahasiwi Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Mahasantriwati Pesantren Luhur Sabilussalam.

Komentari

Komentari

Terbaru

Pemanfaatan E-Commerce beban ganda Pemanfaatan E-Commerce beban ganda

Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Upaya Mengurangi Resiko Beban Ganda Perempuan Pekerja di Indonesia

Muslimah Talk

wabah pmk ibadah kurban wabah pmk ibadah kurban

Wabah PMK Jangan Bikin Kendor Ibadah Kurban, Namun Tetap Waspada

Kajian

janabah seksual lebih sekali janabah seksual lebih sekali

Mandi Janabah untuk Pasutri yang Berhubungan Seksual Lebih dari Sekali

Kajian

Cara Melaksanakan Badal Haji Cara Melaksanakan Badal Haji

Cara Melaksanakan Badal Haji

Kajian

Khaled Abou Hadis Misoginis Khaled Abou Hadis Misoginis

Interpretasi Khaled Abou El Fadl Terhadap Hadis Misoginis

Kajian

puasa sunnah dzulhijjah izin puasa sunnah dzulhijjah izin

Hukum Istri Puasa Sunnah Dzulhijjah, Perlukah Izin dari Suaminya?

Kajian

kewajiban anjuran haji larangan kewajiban anjuran haji larangan

Beberapa Kewajiban dan Anjuran Haji, Serta Larangan Yang Harus Dihindari

Kajian

kritik khaled ketimpangan gender kritik khaled ketimpangan gender

Pembelaan dan Kritik Khaled Abou El Fadl Terhadap Ketimpangan Gender di Era Kontemporer

Kajian

Trending

doa minum air zamzam doa minum air zamzam

Doa yang Bisa Dibaca Saat Minum Air Zamzam

Kajian

Hari Janda Internasional Rasulullah Hari Janda Internasional Rasulullah

Hari Janda Internasional; Perintah Rasulullah Menyayangi Para Janda

Kajian

Keutamaan Sikap Demokratis ala Nabi Ibrahim

Kajian

nasihat menerima kekurangan pasangan nasihat menerima kekurangan pasangan

Nasihat Nabi untuk Menerima Kekurangan Pasangan

Kajian

Membumikan Pancasila Generasi Milenial Membumikan Pancasila Generasi Milenial

Membumikan Pancasila Pada Generasi Milenial

Muslimah Talk

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji

Sejarah Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

Kajian

Nomadland Jati Diri Perempuan Nomadland Jati Diri Perempuan

Film Nomadland: Jati Diri Perempuan di Balik Rasa Duka

Muslimah Talk

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji

Hikmah Pelaksanaan Ibadah Haji yang Harus Diketahui

Kajian

Connect