Ikuti Kami

Ibadah

Shalat Jenazah Boleh Bagi Perempuan

Hukum Shalat yang Belum Ditunaikan oleh Orang yang Telah Wafat
Hukum Shalat yang Belum Ditunaikan oleh Orang yang Telah Wafat

BincangMuslimah.Com – Di beberapa daerah, meskipun minoritas, ada beberapa umat muslim menganggap tabu perempuan yang ikut shalat jenazah. Menurut mereka, perempuan lebih baik mengirim doa dari rumah. Jika ia shalat jenazah, khawatirkan akan berlarut dalam kesedihan, yang mana hal ini tidak tidak diperbolehkan. Bagaimana sebenarnya hukum shalat jenazah bagi perempuan?

Kewajiban Muslim terhadap Jenazah Muslim 

Di sisi lain, kewajiban muslim kepada muslim yang meninggal mencakup empat hal: memandikan, mengkafani, menshalati, dan menguburkan. Hal ini semua termasuk fardhu kifayah, kewajiban yang akan gugur jika telah diwakilkan orang lainnya, meskipun satu orang. Karena hal tersebut bentuk penghormatan terakhir bagi jenazah dan sebagai bentuk kasih sayang terhadap sesama. Sebagaimana ayat Alquran berikut. 

إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Q.S, Al-Taubah 103). 

Maka dari itu, banyak dari keluarga maupun kerabat dekat ikut shalat jenazah, baik laki-laki maupun perempuan. Tapi, apakah benar jika perempuan tabu ketika turut dalam shalat jenazah? Baik shalat sendiri maupun berjamaah?

Hukum Shalat Jenazah bagi Perempuan 

Dalam Alquran, tidak ada teks Alquran yang menjelaskan aturan perempuan yang melaksanakan shalat jenazah. Namun, pembahasan ini ditemukan dalam salah satu riwayat hadis, 

لقول النبي ﷺ: “مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّىَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيْرَاطٌ وَمَنْ شَهِدَهَا حَتَّى تُدْفَنَ فَلَهُ قِيْرَاطَانِ”. قِيْلَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَمَا الْقِيْرَاطَانِ؟ قَالَ: “مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيْمَيْنِ”. 

Artinya: Sebagaimana perkataan Nabi saw., “Siapapun yang menyaksikan jenazah sampai ikut meshalatinya maka akan mendapatkan satu qirath. Siapapun yang menyaksikan jenazah hingga ke pemakaman maka akan mendapatkan dua qirath. Kemudian si Fulan bertanya lagi, berapa dua qirath itu? Nabi menjawab, dua gunung yang sangat besar. (HR Imam Ahmad).

Baca Juga:  Siapa yang Paling Berhak Memasukkan Jenazah Perempuan Ke Kuburnya?

Dari konteks hadis di atas, tidak ada pengkotakan hukum mengenai laki-laki dan perempuan ketika menshalati dan mengantarkan menuju pemakaman. Maka dari itu, tidak ada nash yang menjelaskan larangan secara pasti jika perempuan tidak boleh mengikuti shalat jenazah. Karena, pada dasarnya kewajiban yang dilakukan muslim terhadap jenazah bertujuan untuk mengingat pada kematian. Maka dari itu, tidak ada pembatasan gender dalam ranah permasalahan ini. 

Dalam hadis lain, diceritakan bahwa Rasulullah memperbolehkan perempuan shalat jenazah secara tersirat yang merujuk pada hadis berikut, 

Diceritakan dari Aisyah ra, ketika Sa’ad bin Abi Waqqas meninggal dunia, para istri Rasulullah meminta agar jenazahnya ditempatkan di masjid, sehingga mereka bisa menshalatinya. Permintaan itu dikabulkan. Jenazah itu didekatkan dengan kamar para istri beliau dan mereka pun menshalatinya. (HR. Shahih Muslim no. 2997)

Dari hadis di atas, secara tersirat ada dua makna yang terkandung di dalam hadis tersebut:

Pertama, Rasulullah memperbolehkan perempuan untuk shalat jenazah. Karena, dalam hadis tersebut tidak ada pertentangan maupun larangan secara diksi. 

Kedua, mendekatkan jenazah dengan kamar para istri Rasul membuktikan Rasulullah tidak mempersulit perempuan yang ingin mengikuti salat jenazah, bahkan Rasulullah membuat hal tersebut dengan mudah.  

Dari pembahasan ini, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Islam tidak pernah melarang perempuan untuk shalat jenazah. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis Rasulullah, bahwa beliau tidak mempermasalahkan istrinya ketika mengikuti jamaah shalat jenazah, bahkan beliau memberi ruang untuk istrinya ketika shalat jenazah. Karena, tujuan adanya menshalati jenazah adalah menggugurkan satu kewajiban sebagai sesama umat manusia dan sebagai rasa pengingat akan kematian. 

Rekomendasi

Urutan Posisi Jenazah Laki-laki dan Jenazah Perempuan Jika Dishalatkan Bersama-sama Urutan Posisi Jenazah Laki-laki dan Jenazah Perempuan Jika Dishalatkan Bersama-sama

Urutan Posisi Jenazah Laki-laki dan Jenazah Perempuan Jika Dishalatkan Bersama-sama

Siapa yang Paling Berhak Memasukkan Jenazah Perempuan Ke Kuburnya?

shalat meringankan siksa kubur shalat meringankan siksa kubur

Lakukan Shalat Ini untuk Meringankan Siksa Kubur

Ditulis oleh

Mahasiswi Universitas Al-Azhar, Kairo jurusan Akidah dan Filsafat.

7 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect