Ikuti Kami

Ibadah

Balaslah Kebaikan Meskipun Hanya Dengan Doa

Bolehkah Salat Sambil Mengkhayal?
Bolehkah Salat Sambil Mengkhayal?

BincangMuslimah.Com – Sudah semestinya kebaikan dibalas dengan kebaikan, bukan sebaliknya. Itulah ciri seorang yang berakhlak baik. Lalu, bagaimana jika kita tidak mempunyai sesuatu untuk membalas kebaikan seseorang? Bagaimana cara membalas kebaikan orang itu? Berikut solusi dari Nabi saw. di dalam salah satu hadisnya.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قاَلَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنِ اسْتَعَاذَ بِاللهِ فأَعِيْذُوْهُ، وَمَنْ سَأَلَ بِاللهِ فَأَعْطُوْهُ، وَمَنْ دَعَاكُم فأَجِيْبُوهُ، وَمَنْ صَنَعَ إِلَيْكُم مَعْرُوْفًا فَكَافِئُوْهُ، فَإِنْ لَمْ تَجِدُوْا مَا تُكَافِئُوْا بِهِ فَادْعُوْا لَهُ حَتَّى تَرَوْا أَنّكُمْ قَدْ كَافأْتُموهُ” (رواه أبو داود)

Dari Abdullah bin Umar r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang berlindung dengan nama Allah, maka lindungilah dia, barangsiapa yang meminta-minta dengan nama Allah maka berikanlah kepadanya, barangsiapa yang berbuat kebaikan kepada kalian maka balaslah, kemudian apabila kalian tidak mendapat sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah dia hingga kalian melihat bahwa kalian telah membalasnya.” (H.R. Abu Daud)

Imam Abadi di dalam kitab Aunul Ma’bud Syarah Sunan Abi Daud menerangkan bahwa maksud dari bentuk kebaikan yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah meliputi ucapan maupun perbuatan.

Jadi, orang yang telah memotivasi kita dengan kata-kata yang dapat mengubah hidup kita ke arah yang lebih baik, orang yang telah menasihati kita, mengingatkan kita saat kita salah, maupun orang yang memberikan ilmu melalui lisannya kepada kita, merekalah orang yang telah memberikan kebaikan kepada kita melalui ucapannya.

Begitu pula dengan orang yang membantu kita melalui hartanya, tenaganya, dan pikirannya kepada kita, maka merekalah orang yang telah memberikan kebaikan kepada kita melalui tindakan atau perbuatannya.

Baca Juga:  Bolehkah Berzikir Selama Bersetubuh

Oleh sebab itu, maka kita harus membalasnya dengan kebaikan yang sama seperti yang telah mereka berikan kepada kita. Allah swt. berfirman:

هَلْ جَزَاءُ الأِحْسَانِ إِلاَّ الإِحْسَانُ

Tidak ada balasan untuk kebaikan selain (kebaikan) pula. (Q.S. Ar-Rahman: 60)

Namun, ketika kita tidak mampu membalas kebaikan mereka karena kondisi kita yang tidak memungkinkan untuk membalasnya. Baik disebabkan karena kita tidak memiliki harta yang lebih, kondisi fisik dan kesehatan yang tidak normal, atau situasi yang tidak kondusif.

Maka, Nabi saw. telah memberikan solusi kepada kita untuk tetap dapat membalas kebaikan orang tersebut dengan cukup mendoakannya. Dan kita terus mendoakannya berkali-kali sampai kita merasa telah membalasnya.

Adapun salah satu doa yang diajarkan Nabi saw. agar kita ucapkan saat diberi kebaikan oleh orang lain adalah sebagai berikut.

عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ : جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ. (رواه الترمذي)

Dari Usamah bin Zaid, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang telah diperlakukan dengan baik (oleh seseorang), maka (hendaknya) ia mengatakan kepada orang tersebut, “Jazaakallaahu khairan” (Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh ia telah memberikan pujian yang baik. (H.R. At-Tirmidzi)

Jika kita tergolong orang yang mampu untuk membalas kebaikan orang telah berbuat baik kepada kita, maka lebih baik lagi jika kita membalasnya dengan materi dan doa. Insya Allah, kita pun akan sama saja telah melakukan kebaikan sebagaimana orang tersebut lakukan. Wa Allahu a’lam bis shawab.

Rekomendasi

Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect