Ikuti Kami

Ibadah

Cara Membentuk Barisan Shalat Jama’ah Bagi Perempuan

BincangMuslimah.Com – Keutamaan shalat jama’ah tidak hanya berlaku untuk kaum laki-laki, perempuan  juga berhak dan tidak mengapa untuk meraih keutamaan di dalamnya. Jika ada seseorang yang melarang perempuan untuk shalat berjamaah, mungkin ia belum mengetahui bahwa Rasulullah pun pernah menyuruh perempuan, yang bernama Waraqah, untuk berjamaah pada zamannya.

 

Sebuah Kisah dalam Hadis

Dalam riwayat Abu Daud menceritakan.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَزُورُهَا فِى بَيْتِهَا وَجَعَلَ لَهَا مُؤَذِّنًا يُؤَذِّنُ لَهَا وَأَمَرَهَا أَنْ تَؤُمَّ أَهْلَ دَارِهَا. قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ فَأَنَا رَأَيْتُ مُؤَذِّنَهَا شَيْخًا كَبِيرًا.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengunjungi Ummu Waroqoh di rumahnya. Dan beliau memerintahkan seseorang untuk adzan. Lalu beliau memerintah Ummu Waroqoh untuk mengimami para perempuan di rumah tersebut.” Abdurrahman (bin Khollad) mengatakan bahwa yang mengumandangkan adzan tersebut adalah seorang pria tua.” (HR. Abu Daud)

Dan yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara perempuan membentuk barisan shalat jama’ah? Jika makmum perempuan hanya satu, maka posisi imam dan makmum perempuan sama seperti posisi imam dan makmum laki-laki. Yaitu posisi makmum berada di sebelah kanan imam, agak mundur sedikit. Keterangan ini menjelaskan dalam kitab Hasyiyah al Baijarami ala Syarh al Minhaj:

ومثل شرح م ر قال ع ش فإن لم يحضر إلا امرأة فقط وقفت عن يمينها أخذا مما تقدم في الذكور ا هـ

“Jika makmumnya yang hadir hanya satu perempuan, maka dia berdiri di samping kanannya imam, karena hal ini sama dengan posisi shalat pada laki-laki.”

Namun jika makmum perempuan lebih dari satu, maka di sinilah ulama berbeda pendapat. Pendapat  pertama mengatakan bahwa posisi imam perempuan adalah di tengah dan sejajar dengan shaf yang ada. Pandangan ulama yang ini berlandaskan pada Aisyah yang pernah menjadi imam bagi banyak perempuan, dan posisinya adalah beliau berdiri di tengah dan sejajar dengan perempuan lainnya. Dalam kitab Tamamul Minnah menceritakan hadis dari Raithah al Hanafiyah, ia mengatakan:

Baca Juga:  Bolehkah Menggabungkan Zakat Sapi dan Kurban?

أن عائشة أمتهن وقامت بينهن في صلاة مكتوبة

“’Aisyah dulu pernah mengimami para perempuan dan beliau berdiri (sejajar) dengan mereka ketika melaksanakan shalat wajib.” (HR Baihaqi)

 

Pendapat Ke-Dua

Sedangkan pendapat kedua adalah mengatakan bahwa posisi imam perempuan itu agak maju. Posisi sekiranya imam tersebut dapat diketahui oleh makmum di belakangnnya. Keterangan yang ini terdapat dalam kitab Hawasyi al Madaniyyah, yang mengatakan:

المعروف من كلامهم كما بينته في الأصل أن إمامة النساء يندب لها مساواة المؤتمات بها. لكن في حواشي المنهج للشوبري ما نصه مع تقدم يسير بحيث تمتاز عليهن

“Yang diketahui dalam ucapan ulama, sebagaimana telah saya jelaskan dalam kitab asal (hasyiyah al kubra) bahwasanya imam perempuan disunnahkan bagi makmum-makmumnya supaya sejajar dengannya. Namun, dalam kitab Hawaasyi al Manhaj lil- Syaubari, yang teksnya “beserta maju sedikit yang sekiranya imam wanita dibedakan dari makmum-makmumnya.”

Alhasil, cara membentuk barisan perempuan saat shalat jama’ah sudah terpapar lengkap dengan berlandaskan beberapa rujukan hadis dan kitab dari beberapa ulama. Adapun untuk perempuan yang masih bingung untuk memilih yang imam di depan atau sejajar dengan makmum, tidak perl ragu sebab cara keduanya adalah sama-sama membuat shalat jama’ah sah. Sebab persoalan itu hanyalah kesunnahan dalam ranah fikih. Jadi pilihan mana yang hendak dipilih ketika shalat jama’ah, sama sahnya.

Rekomendasi

Shalat Memakai Mukena Tanpa Baju di dalamnya, Apakah Shalat sah?

Muslimah Shalat Tanpa Mukena, Sah atau Tidak? Muslimah Shalat Tanpa Mukena, Sah atau Tidak?

Sahkah Muslimah Shalat Tanpa Mukena? Simak Penjelasan Videonya!

posisi imam perempuan jamaah posisi imam perempuan jamaah

Shalat Berjamaah Bagi Perempuan, Sebaiknya di Mana?

Perbedaan lelaki perempuan shalat, Membangunkan Shalat malam Perbedaan lelaki perempuan shalat, Membangunkan Shalat malam

Lima Perbedaan Lelaki dan Perempuan dalam Shalat

Ditulis oleh

Penulis adalah kandidat magister pengkajian Islam dalam bidang pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan aktif di Komunitas Jaringan Gusdurian Depok.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Karhutla Tidak Kunjung Padam, Perempuan dan Anak Berada di Garis Paling Rentan

Muslimah Talk

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

feminiskah aisyah feminiskah aisyah

Merebut Tafsir: Feminiskah Aisyah?

Kajian

Beberapa Kesunahan 10 Muharram Beberapa Kesunahan 10 Muharram

Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan Haid

Ibadah

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Green Islam Sebagai Gerakan Melawan Krisis Iklim

Muslimah Talk

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Hukum Belajar Tentang Haid, Nifas, dan Istihadhah

Ibadah

Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis Doa Mendengar Azan KeutamaannyaHari Kamis

Tiga Doa dalam Al-Qur’an yang Bisa Mendekatkan Jodoh

Ibadah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Shafiyah binti Huyay Shafiyah binti Huyay

Asiyah binti Muzahim: Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah

Muslimah Talk

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Menunggu Jodoh dengan Elegan; Cerita dari Jomblo untuk Jomblo

Diari

orang sakit menjamak shalat orang sakit menjamak shalat

Bolehkah Orang yang Sakit Menjamak Shalat?

Ibadah

Connect