Ikuti Kami

Khazanah

Momentum Bulan Maulid: Teladan Adab Nabi Dalam al-Baqarah ayat 144

Isyarat Pesan Q.S. Al-Baqarah Ayat 186 di Bulan Ramadan
foto: gettyimages.com

BincangMuslimah.Com-Nabi Muhammad merupakan sosok teladan bagi umat di dunia ini. Bukan hanya bagi muslim saja, melainkan juga selain muslim bisa mengambil teladan dari beliau. Karena, salah satu spirit beliau diutus sebagai Rasul dan Nabi adalah untuk memperbaiki akhlak manusia di muka bumi ini.

Selain akhlak Rasulullah yang terpuji, adab beliau juga sangat terpuji. Banyak ajaran adab beliau yang tertulis dalam Al-Qur’an. Tulisan ini akan membahas tentang mengambil teladan adab beliau dalam al-Qur’an.

Pengertian Adab Dan Pentingnya Adab

Ahli bahasa Arab mengartikan adab sebagai undangan untuk makan. Termasuk adab adalah menyiapkan hidangan untuk makan. Mereka mengartikan demikian karena, undangan tersebut dapat mengantarkan berkumpulnya manusia. Selain itu, ahli bahasa ada juga yang mengartikan bahwa adab merupakan kondisi tertentu dan bagusnya mempertimbangkan dalam suatu urusan.

Sedangkan adab dalam pandangan ahli syar’i adalah sikap wara’ dan menurut pandangan ahli hikmah adab diartikan sebagai bentuk penjagaan terhadap jiwa seseorang (yang dimaksud jiwa adalah bukan jasad, tetapi ranah ruh).

Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa konteks dari adab adalah bawaan dalam diri manusia yang tidak permanen. Artinya, adab bisa dirubah sesuai kondisi waktu dan tempat. Ada juga yang menyimpulkan bahwa adab konteksnya batiniyah. Dengan adab ini akan muncul akhlak.

Kemudian mengenai pentingnya adab, dalam kitab Awarif al-Maarif, terdapat sebagian ulama yang mengatakan bahwa

التوحيد يوجب الإيمان, فمن لا إيمان له لا توحيد له. والإيمان يوجب الشريعة, فمن لا شريعة له لا إيمان له ولا توحيد له.

Artinya: “Tauhid mengharuskan adanya iman, barang siapa yang tak punya iman maka tak ada tauhid baginya. Iman mengharuskan adanya syariat, barang siapa yang tak bersyariat maka tak ada iman dan tauhid baginya.”

Baca Juga:  10 Perempuan yang Pernah Menjadi Ibu Susu Rasulullah

Dari pernyataan ulama di atas, dalam kitab Adab al-Alim wa al-Mutaallim menjelaskan bahwa syariat itu mengharuskan adanya adab, maka jika tak ada adab dalam syariat dapat dipastikan orang itu tak ada iman, tak ada syariat, dan tak ada tauhid. Berikut redaksinya:

والشريعة توجب الأدب, فمن لا أدب له لا شريعة له ولا إيمان له ولا توحيد له.

Artinya: “Syariat mengharuskan adanya adab, barang siapa yang tidak punya adab maka baginya tak ada iman, syariat, dan  tauhid.”

Adab Nabi Dalam Al-Qur’an

Banyak sekali ajaran adab Nabi dalam Al-Qur’an. Namun, saya akan menyebutkan satu saja. Dalam Surah al-Baqarah ayat 144 menyebutkan:

قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَىٰهَا

Artinya: “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadahkan ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.”

Dalam kitab Tafsir Al-Ahkam, imam Ali Al-Shobuni menerangkan bahwa ayat tersebut merupakan pelajaran bagi kita akan kelembutan adab Nabi. Karena, beliau tidak meminta kepada Allah untuk mengubah kiblat dari Baitul Maqdis ke Makkah (Ka’bah), melainkan memilih menunggu turunnya wahyu dari Allah SWT.

Itulah salah satu adab Nabi yang sangat mulia dalam Al-Qur’an. Beliau lebih memilih menunggu wahyu dari Allah dari pada meminta untuk mengubah arah kiblat. Sungguh sangat mulia adab beliau terhadap Allah SWT.

Demikianlah penjelasan tentang mengambil teladan adab dari Nabi dalam Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 144. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam.

 

Rekomendasi

Ditulis oleh

Komentari

Komentari

Terbaru

pendarahan sebelum melahirkan nifas pendarahan sebelum melahirkan nifas

Apakah Darah yang Keluar Setelah Kuret Termasuk Nifas?

Kajian

Fenomena Jasdor yang Menjamur, Bagaimana Hukumnya? Fenomena Jasdor yang Menjamur, Bagaimana Hukumnya?

Fenomena Jasdor yang Menjamur, Bagaimana Hukumnya?

Kajian

Langkah mengesahkan Pernikahan Siri Langkah mengesahkan Pernikahan Siri

Langkah Hukum Mengesahkan Pernikahan Siri

Kajian

Namaku Perempuan: Film yang Mengubah Cerita Menjadi Sumber Pengetahuan Namaku Perempuan: Film yang Mengubah Cerita Menjadi Sumber Pengetahuan

Namaku Perempuan: Film yang Mengubah Cerita Menjadi Sumber Pengetahuan

Berita

Melindungi Anak dari Pelecehan: Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pribadi Sejak Kecil Melindungi Anak dari Pelecehan: Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pribadi Sejak Kecil

Melindungi Anak dari Pelecehan: Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pribadi Sejak Kecil

Keluarga

Darah nifas 60 hari Darah nifas 60 hari

Benarkah Darah Nifas Lebih dari 60 Hari Istihadhah?

Kajian

Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi

Nikah Siri : Pernikahan yang Sangat Rentan tapi Masih Sering Terjadi

Kajian

Darah Haid yang Terputus-putus Darah Haid yang Terputus-putus

Rumus Menghitung Darah Haid yang Terputus-putus

Kajian

Trending

pendarahan sebelum melahirkan nifas pendarahan sebelum melahirkan nifas

Apakah Darah yang Keluar Setelah Kuret Termasuk Nifas?

Kajian

Darah nifas 60 hari Darah nifas 60 hari

Benarkah Darah Nifas Lebih dari 60 Hari Istihadhah?

Kajian

flek cokelat sebelum haid flek cokelat sebelum haid

Muncul Flek Coklat sebelum Haid, Bolehkah Shalat?

Kajian

Darah Kuning Larangan bagi Perempuan Istihadhah Darah Kuning Larangan bagi Perempuan Istihadhah

Apakah Darah Kuning dan Hitam Disebut Darah Haid?

Kajian

masa iddah hadis keutamaan menikah masa iddah hadis keutamaan menikah

Nikah Siri Sah dalam Islam? Ini Kata Pakar Perbandingan Mazhab Fikih

Keluarga

Darah Haid yang Terputus-putus Darah Haid yang Terputus-putus

Rumus Menghitung Darah Haid yang Terputus-putus

Kajian

Perempuan haid membaca tahlil Perempuan haid membaca tahlil

Hukum Perempuan Haid Membaca Tahlil

Kajian

ratu safiatuddin pemimpin perempuan ratu safiatuddin pemimpin perempuan

Ratumas Sina, Pahlawan Perempuan dari Jambi

Khazanah

Connect