Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Tafsir al-Kahfi: Pemuda Kahfi Sebenarnya Hidup di Zaman Nabi Siapa?

Pemuda Kahfi zaman nabi

Surat al-Kahfi memang dikenal dengan kisah sekelompok pemuda yang melarikan diri ke gua karena kejaran seorang raja yang zalim. Nama al-Kahfi pun diambil dari beberapa ayat yang menyebutkan kata Ashabul Kahfi di dalamnya, meski sebenarnya terdapat kisah lainnya dalam surat ini. Jika mereka dizalimi oleh seorang, para pemuda Kahfi itu hidup di zaman nabi siapa? Tidakkah ada seorang utusan yang membela mereka kala itu?

Kisah pemuda Kahfi dipaparkan pada ayat ke-9 sampai ke-20 Para ulama berijtihad menggali makna dan cerita yang terkandung dalam surat al-Kahfi. Salah satunya adalah Imam Thabari dalam kitab tafsirnya, Jami’ al-Bayan fii Ta`wil al-Qur’an. Metode kitab tafsirnya adalah menggunakan riwayat berupa hadis Nabi dan atsar sahabat. Disebutkan bahwa pemuda Kahfi hidup setelah zaman Nabi Isa, mereka disebutkan mengikuti tauhidnya agama Nabi Isa. Tidak disebutkan kapan waktunya mereka hidup atau berapa tahun setelah Nabi Isa diangkat ke langit.

وقد اختلف أهل العلم في سبب مصير هؤلاء الفِتية إلى الكهف الذي ذكره الله في كتابه ، فقال بعضهم: كان سبب ذلك، أنهم كانوا مسلمين على دين عيسى، وكان لهم ملك عابد وَثَن، دعاهم إلى عبادة الأصنام، فهربوا بدينهم منه خشية أن يفتنهم عن دينهم، أو يقتلهم، فاستخفوا منه في الكهف.

Artinya: para ulama berbeda pendapat apa penyebab utama para pemuda tersebut melarikan diri ke sebuah gua yang disebutkan oleh Allah dalam Alquran. Sebagian berpendapat, penyebabnya adalah karena mereka menganut Islam yang dibawa Nabi Isa sedangkan mereka memiliki raja yang menyembah patung. Lalu raja tersebut mengajak pemuda tersebut untuk menyembah patung-patung itu, maka larilah para pemuda tersebut karena merasa takut keyakinan agama mereka terancam, atau raja bisa membunuh mereka yang kemudian membuat mereka bersembunyi di gua.

Pelarian mereka menuju gua ditafsirkan oleh beberapa ulama adalah karena mereka hidup di era kerajaan yang menyembah patung. Peraturan kerajaan tersebut adalah seluruh rakyatnya wajib untuk mengikuti ajaran mereka menyembah patung. Para pemuda tersebut merasa takut jika identitas agama mereka diketahui lalu melarikan diri ke sebuah gua.

Sejauh ini, juga belum pernah disebutkan siapa raja yang memimpin pada masa mereka hidup dan melarikan diri itu. Setelah ratusan tahun lamanya mereka bangun dan mereka terkejut karena banyak sekali perubahan dan perbedaan yang terjadi. Tiap kali mereka melihat suatu benda atau sesuatu yang asing mereka mengingkarinya. Tapi kemudian mereka menyadari bahwa Allah telah menyelamatkan mereka dari ancaman raja penyembah patung tersebut dan terhindar dari rasa takut karena ditidurkan untuk waktu yang begitu lama.

Rekomendasi

Kisah Pertemuan musa khidir Kisah Pertemuan musa khidir

Tafsir al-Kahfi: Kisah Pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir

Meneladani Ketabahan Hajar pandemi Meneladani Ketabahan Hajar pandemi

Idul Adha: Meneladani Ketabahan Hajar di Masa Pandemi

menyedekahkan pahala dengan bacaan menyedekahkan pahala dengan bacaan

Menyedekahkan Pahala dengan Bacaan Alquran, Mana Dalilnya?

Sayangi dirimu dengan kurangi begadang Sayangi dirimu dengan kurangi begadang

Sayangi Dirimu dengan Kurangi Begadang

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

Keistimewaan Mengasuh Anak Perempuan Keistimewaan Mengasuh Anak Perempuan

Keistimewaan Mengasuh Anak Perempuan

Keluarga

jilbab hijab kerudung bahasa jilbab hijab kerudung bahasa

Apa Bedanya Jilbab, Hijab, dan Kerudung, dalam Kajian Bahasa?

Kajian

bercerai masih satu rumah bercerai masih satu rumah

Sudah Bercerai Tapi Masih Satu Rumah, Bagaimana Hukumnya?

Keluarga

Ini Syarat Qira’ah Sab’ah Bisa Dijadikan Hujjah dan Diamalkan

Kajian

karakter perempuan yang harus diperhatikan perempuan haid karakter perempuan yang harus diperhatikan perempuan haid

Ini Lima Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram

Ibadah

tipe laki-laki tipe laki-laki

Hukum Menikahi Anak Tiri Menurut Islam

Kajian

Tradisi Tengka Tradisi Tengka

Nyai, Sebutan Bagi Ulama Perempuan Penjaga Tradisi Tengka Di Madura

Kajian

Amplop” Hadiah Pernikahan Amplop” Hadiah Pernikahan

“Amplop” Hadiah Pernikahan, Bagaimana Hukumnya? Ini Kata Buya Yahya

Ibadah

Trending

Doa Akhir Tahun Menurut Doa Akhir Tahun Menurut

Keutamaan Membaca Dzikir di Awal Sepuluh Dzulhijjah

Ibadah

Doa Akhir Tahun Menurut Doa Akhir Tahun Menurut

Zikir yang Dibaca pada Hari Arafah dan Keutamaannya

Ibadah

Nur Rofiah Penggagas gender Nur Rofiah Penggagas gender

Dr. Nur Rofiah: Penggagas Keadilan Gender Perspektif Alquran

Muslimah Daily

Mengqadha Puasa hari arafah Mengqadha Puasa hari arafah

Pengertian Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Serta Niat Melaksanakannya

Ibadah

berkurban hewan yang pincang berkurban hewan yang pincang

Bolehkah Berkurban dengan Hewan yang Pincang?

Kajian

Takbir Idul Fitri adha Takbir Idul Fitri adha

Perbedaan Takbir Idul Fitri dan Idul Adha

Kajian

kalimat pada anak doa kalimat pada anak doa

Berhati-hatilah Melontarkan Kalimat pada Anak, Bisa Jadi Doa

Keluarga

Marital Rape ada mitos Marital Rape ada mitos

Marital Rape, Ada atau Hanya Mitos?

Muslimah Talk

Connect