Ikuti Kami

Subscribe

Kajian

Sahkah Menyembelih Kurban Tanpa Membaca Basmalah?

Qurban Atas Nama Keluarga
Gettyimages/IdulAdha

BincangMuslimah.Com – Ada beberapa syarat, larangan, dan rukun dalam melaksanakan ibadah kurban. Baik yang berkaitan dengan hewannya, penyembelih, maupun pelaksana ibadah kurban. Semua harus terpenuhi agar ibadah kurban bisa benar-benar menjadi perantara mendekatkan diri kepada Allah.

Ada beberapa hal yang ternyata dipandang berbeda oleh beberapa ulama. Salah satunya adalah tentang membaca basmalah saat menyembelih hewan kurban. Sebagian mengatakan membaca basmalah adalah wajib, sebagian lainnya hanya menganggap ini sunnah asalkan sang penyembelih adalah seorang muslim.

Syekh Wahbah Zuhaili dalam al-Mausu’atu al-Fiqhiyyah wa al-Qadhaya al-Mu’ashiroh menyebutkan ada dua syarat yang harus dipenuhi dalam menyembelih hewan kurban.

Pertama, niat dan kesengajaan. Artinya, sang penyembelih benar-benar sadar penuh bahwa ia akan menyembelih hewan kurban yang kemudian dibarengi dengan tindakan. Jika ia keliru dalam menyembelih baik dalam hal tata cara dan niatnya, maka hewan tersebut dianggap bangkai dan tidak halal untuk dimakan.

Kedua, membaca basmalah saat menyembelih. Persoalan ini menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan ulama fikih. Membaca basmalah saat menyembelih hewan dinilai wajib dalam kalangan ulama mayoritas kecuali mazhab Syafi’i. Maka menurut ulama mayoritas yang mewajibkan membaca basmalah, hewan sembelihan tidak halal dimakan jika saat menyembelihnya tidak membaca basmalah.

Para ulama yang mewajibkan membaca basmalah merujuk pada surat al-An’am ayat 121:

وَلَا تَأْكُلُوْا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللّٰهِ عَلَيْهِ وَاِنَّهٗ لَفِسْقٌ

Artinya: Dan janganlah kamu memakan dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan.

Bahkan ulama mazhab Hanbali menghukumi haram mutlak bagi hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah karena lupa ataupun sengaja.

Sedangkan ulama mazhab Syafi’i hanya menghukumi sunnah dan tidak mewajibkannya merujuk pada ayat Allah pada surat al-An’am ayat 118:

فَكُلُوْا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللّٰهِ عَلَيْهِ

Artinya: Maka makanlah dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) disebut nama Allah.

Berdasarkan ayat ini, ulama mazhab Syafi’i tetap menghukumi halal bagi hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah, baik karena lupa atau sengaja. Karena ayat ini tidak mengandung larangan untuk memakan hewan yang disembelih tanpa membaca basmalah.

Ditambah juga pada ayat 3 dalam surat al-Maidah:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوْذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيْحَةُ وَمَآ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْۗ 

Artinya: Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih.

Bagi ulama mazhab Syafi’i, ayat ini juga tidak mewajikban pembacaan basmalah saat menyembelih hewan kurban. Karena syaratnya hanya penyembelihan yang sesuai yaitu, melalui jalur pernapasannya dan tidak menyiksanya.

Bagi ulama mazhab ini, hewan sembelihan yang mutlak haram dimakan adalah hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah.

Demikian perbedaan hukum membaca basmalah. Tapi memang alangkah baiknya membaca basmalah saat menyembelih, terlepas dari apa hukumnya. Agar hewan yang disembelih menjadi daging yang berkah. Wallahu a’lam bisshowab.

 

Rekomendasi

Sejarah Kurban Sebelum Islam Sejarah Kurban Sebelum Islam

Sejarah Kurban Sebelum Nabi Ibrahim

wabah pmk ibadah kurban wabah pmk ibadah kurban

Wabah PMK Jangan Bikin Kendor Ibadah Kurban, Namun Tetap Waspada

wabah pmk ibadah kurban wabah pmk ibadah kurban

Apakah Sapi Kurban Masuk Surga?

Qurban Atas Nama Keluarga Qurban Atas Nama Keluarga

Bolehkah Berkurban dengan Hewan yang Pincang?

Zahrotun Nafisah
Ditulis oleh

Sarjana Studi Islam dan Redaktur Bincang Muslimah

Komentari

Komentari

Terbaru

mani madzi wadi fikih mani madzi wadi fikih

Perbedaan Mani, Madzi, dan Wadi dan Hukumnya dalam Fikih

Kajian

balap liar hukumnya Islam balap liar hukumnya Islam

Marak Balap Liar, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Kajian

Karakteristik Akhlak dalam Islam Karakteristik Akhlak dalam Islam

Karakteristik Akhlak (Etika) dalam Islam

Kajian

hal diperhatikan membaca filsafat hal diperhatikan membaca filsafat

Sepuluh Hal yang Mesti Diperhatikan Saat Membaca Teks Filsafat

Muslimah Talk

Pemaksaan Jilbab Kebebasan Beragama Pemaksaan Jilbab Kebebasan Beragama

Pemaksaan Jilbab dan Hak Kebebasan Beragama

Muslimah Talk

regulasi busana lingkungan pendidikan regulasi busana lingkungan pendidikan

Komnas Perempuan: Regulasi Busana Berdasar Ajaran Salah Satu Agama di Lingkungan Pendidikan

Muslimah Talk

jin qorin menggoda manusia jin qorin menggoda manusia

Benarkah Jin Qorin Ada untuk Menggoda Manusia?

Kajian

Relasi Tasawuf Psikologi Agama Relasi Tasawuf Psikologi Agama

Relasi Tasawuf dengan Psikologi Agama

Kajian

Trending

Bulan Haram 3 Berurutan Bulan Haram 3 Berurutan

Amalan yang Bisa Dilakukan di Awal Tahun Hijriah

Ibadah

rasulullah mengadili Thu’mah Ubayriq rasulullah mengadili Thu’mah Ubayriq

Memahami Makna I’jaz Al Qur’an

Kajian

Perempuan dalam Historiografi Islam Perempuan dalam Historiografi Islam

Perempuan dalam Historiografi Islam

Kajian

Sejarah Kurban Sebelum Islam Sejarah Kurban Sebelum Islam

Sejarah Kurban Sebelum Nabi Ibrahim

Kajian

Tempat Duduk jenis kekerasan Tempat Duduk jenis kekerasan

Efektifkah Pemisahan Tempat Duduk Penumpang Berdasarkan Jenis Kelamin untuk Menangkal Kekerasan Seksual?

Muslimah Talk

Rasulullah Disalip Emak-emak Rasulullah Disalip Emak-emak

Kisah Rasulullah Disalip Emak-emak

Khazanah

Tingkatan Cinta Ibnu Arabi Tingkatan Cinta Ibnu Arabi

Tingkatan Cinta Menurut Ibnu Arabi

Kajian

Kisah Ibnu Rusyd yang Pernah Ditolong oleh Yahudi

Kajian

Connect