Ikuti Kami

Kajian

Menjalin Silaturahmi dalam Momen Lebaran

Silaturahmi dalam Momen Lebaran
Photo: gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Setelah menjalankan puasa Ramadhan selama satu bulan, umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan bergembira. Kegembiraan tersebut bisa terlihat bahwa orang-orang menjalin silaturahmi dalam momen lebaran ini. Karena mereka bisa bertemu dan saling berbagi kebahagiaan kepada sesama yang sudah lama tidak bertemu. 

Pada saat lebaran inilah banyak dimanfaatkan untuk bersilaturahmi untuk memperbaiki hubungan persaudaraan. Silaturahmi pada saat lebaran biasanya diisi dengan acara kumpul bersama keluarga untuk meningkatkan keharmonisan serta mengunjungi rumah kerabat dan teman-teman dengan tujuan saling memberi maaf dan menyambung tali persaudaraan. 

Silaturahmi bukan hanya sekedar tradisi, namun juga merupakan anjuran untuk mempererat tali persaudaraan. Karena apabila seseorang beriman kepada Allah maka harus menjaga hubungan baik kepada sesama manusia. Sebagaimana hadis berikut:

“Dari Abi Hurairah ra, dari Nabi Muhammad saw. ia bersabda: Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menjaga hubungan baik (silaturahmi) dengan kerabatnya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam”. (H.R Bukhari dan Muslim)

Dalam Alquran juga banyak dijelaskan beberapa ayat tentang silaturahmi, salah satunya Q.S An Nisa[4]:36 sebagai berikut:

وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ

Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, serta hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang sombong lagi membanggakan diri.

Baca Juga:  Bagaimana Islam Memandang Konsep Childfree?

Dalam penjelasan Tafsir Kemenag, ayat tersebut merupakan perintah Allah untuk mengatur kewajiban terhadap sesama manusia. Setelah perintah untuk menyembah dan tidak mempersekutukan-Nya, kemudian diikuti perintah untuk senantiasa berbuat baik kepada kedua orang tua yang merupakan kewajiban bagi setiap manusia. Selain itu, berbuat baik kepada sesama seperti kerabat dan sebagainya juga dijelaskan untuk menjaga hubungan persaudaraan salah satunya dengan saling bersilaturahmi.

Kemudian, Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Quranul Majid An-Nur jilid 1 hlm 882 menyebutkan bahwa seseorang harus berbuat ihsan (baik) kepada kedua orang tua sebagainya mestinya, menuruti semua perintah dan keinginan baiknya, dan tidak berbuat durhaka kepadanya. Selain itu,  berbuat baik kepada teman dan kerabat juga merupakan bentuk menjaga tali persaudaraan. Lalu berbuat baik kepada anak yatim. Orang miskin dan hamba sahaya pun perlu dilakukan oleh manusia karena mereka selayaknya manusia yang perlu diperlakukan dengan baik tanpa menyakiti dan melukai hatinya dengan perkataan maupun perbuatan seseorang.

Dari kedua penafsiran tersebut, berbuat baik selayalaknya dilakukan, baik kepada orang tua, kerabat, teman, maupun tetangga. Itulah yang di maksud juga termasuk dalam silaturahmi. Dengan perbuatan baik yang dilakukan terhadap sesama akan tercipta hubungan kekeluargaan yang dapat mempererat tali persaudaraan. Sehingga silaturahmi ini sangat dianjurkan, karena dalam islam silaturahmi diyakini dapat mendatangkan keberkahan hidup.

Keberkahan hidup yang diperoleh dari silaturahmi bisa berupa rezeki yang berkecukupaan, umur yang panjang, dan lain-lain. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al-anshari tentang perintah silaturahmi sebagai berikut.

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ، ذَرْهَ

Artinya: Beribadahlah kepada Allah swt dengan sempurna dan jangan syirik, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah silaturahmi dengan orang tua dan saudara. (H.R Bukhari)

Baca Juga:  Halal bi Halal Sunnah atau Budaya?

Selain itu, memutus silaturahmi juga akan berakibat pada ancaman dosa. Sebagaimana hadis sebagai berikut.

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا – مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِي الآخِرَةِ – مِثْلُ الْبَغْىِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

Artinya: Tidak ada dosa yang lebih pantas disegerakan balasannya bagi para pelakunya di dunia, bersama dosa yang disimpan di akhirat, daripada perbuatan zalim dan memutus silaturahmi. (H.R Abu Daud)

Diperkuat dengan tambahan hadis yang menyatakan tentang perintah bersilaturahmi serta ancaman dosa bagi orang yang memutuskannya, sudah sebaiknya untuk menjaga hubungan baik terhadap sesama kerabat yang jauh maupun dekat supaya terjalin rasa persaudaraan. 

Wallahu a’lam.

 

Rekomendasi

kisah fatimah idul fitri kisah fatimah idul fitri

Kisah Sayyidah Fatimah Merayakan Idul Fitri

kaum nabi hari raya kaum nabi hari raya

Bukan Hanya Umat Nabi Muhammad, Ini 3 Kaum Nabi Lain yang Memiliki Hari Raya

keistimewaan umat nabi muhammad keistimewaan umat nabi muhammad

Halal bi Halal Sunnah atau Budaya?

Idulfitri Menurut Nawawi Al-Bantani Idulfitri Menurut Nawawi Al-Bantani

Idulfitri Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani

Ditulis oleh

Redaksi bincangmuslimah.com

Komentari

Komentari

Terbaru

Zakiah Daradjat Ulama Perempuan Zakiah Daradjat Ulama Perempuan

Zakiah Daradjat: Ulama Perempuan Pelopor Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum

Khazanah

keutamaan haji hadis rasulullah keutamaan haji hadis rasulullah

Tujuh Keutamaan Ibadah Haji dalam Hadis Rasulullah

Kajian

sikap rasulullah penderita kusta sikap rasulullah penderita kusta

Marak Diskriminasi pada ODHA, Tiru Sikap Rasulullah terhadap Penderita Kusta

Khazanah

keistimewaan umat nabi muhammad keistimewaan umat nabi muhammad

Delapan Keistimewaan Umat Nabi Muhammad

Kajian

Mencintai Saudara Sesama Muslim Mencintai Saudara Sesama Muslim

Pelajaran dari Kaum Anshar: Mencintai Saudara Sesama Muslim

Khazanah

Resensi Buku Feminisme Muslim di Indonesia

Diari

Sayyidah Aisyah Sayyidah Aisyah

Belajar dari Fitnah yang Menimpa Sayyidah Aisyah  

Muslimah Daily

Empat Karakteristik Kebudayaan Islam yang Dibawa Rasulullah

Kajian

Trending

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Tafsir Al-Baqarah 187: Kiat Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga menurut Islam

Kajian

Empat Karakteristik Kebudayaan Islam yang Dibawa Rasulullah

Kajian

perempuan titik nol arab perempuan titik nol arab

Resensi Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal el-Saadawi

Diari

Yoga gerakan ibadah hindu Yoga gerakan ibadah hindu

Yoga Dianggap Menyerupai Gerakan Ibadah Hindu, Haramkah Menurut Islam?

Kajian

malaikat melaknat istri menolak malaikat melaknat istri menolak

Benarkah Malaikat Melaknat Istri yang Menolak Ajakan Suami untuk Berhubungan Badan?

Kajian

Laksminingrat tokoh emansipasi indonesia Laksminingrat tokoh emansipasi indonesia

R.A. Lasminingrat: Penggagas Sekolah Rakyat dan Tokoh Emansipasi Pertama di Indonesia

Muslimah Talk

alasan fatimah julukan az-zahra alasan fatimah julukan az-zahra

Sayyidah Sukainah binti Al-Husain: Cicit Rasulullah, Sang Kritikus Sastra

Kajian

Nyai Khoiriyah Hasyim mekkah Nyai Khoiriyah Hasyim mekkah

Nyai Khoiriyah Hasyim dan Jejak Perjuangan Emansipasi Perempuan di Mekkah

Kajian

Connect