Ikuti Kami

Kajian

Ayat-ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Orang yang Sakit

Ayat-ayat Al-Quran yang Dianjurkan untuk Orang yang Sakit
foto: gettyimages.com

BincangMuslimah.Com- Ketika seseorang yang kita cintai atau diri kita sendiri mengalami sakit, tentunya kita berusaha untuk mencari jalan kesembuhan, baik melalui perawatan medis maupun dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, mengandung ayat-ayat yang sangat dianjurkan dibaca ketika ada orang yang sakit. Di mana ayat tersebut sebagai sarana untuk memohon kesembuhan dan mendekatkan diri kepada-Nya. Berikut penjelasannya:

Keutamaan Ayat-ayat Al-Quran untuk Orang Sakit

Al-Quran juga sebagai “Asy-Shifa” yang artinya obat atau penyembuh. Hadits-hadits mengenai keutamaan membaca Al-Quran di dekat orang sakit menegaskan bahwa ayat-ayat Al-Quran memiliki kekuatan spiritual untuk memberikan ketenangan dan kesembuhan.

Sebagaimana dalam hadits menyebutkan, ketika membacakan Al-Quran di dekat orang sakit, mereka merasa lega dan tenang. Hal ini setara dengan beberapa hadist berikut:

وَعَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ قَالَ : ( كَانَ يُقَالُ : إِنَّ الْمَرِيضَ إِذَا قُرِيءَ عِنْدَهُ الْقُرْآنُ .. وَجَدَ لِذَلِكَ خِفَّةً ، فَدَخَلْتُ عَلَى خَيْثَمَةَ وَهُوَ مَرِيضٌ ، فَقُلْتُ نِّي أَرَاكَ الْيَوْمَ صَالِحاً فَقَالَ : إِنَّهُ قُرِئَ عِنْدِي الْقُرْآنُ )

Artinya: Diriwayatkan dari Thalhah bin Mutharif, dia berkata: “Jika Al-Qur’an dibaca di dekat orang sakit, dia merasa lebih ringan. “Pada suatu hari aku memasuki kemah seseorang yang sedang sakit”. Aku berkata: “Aku melihatmu hari ini dalam keadaan baik.” Dia berkata: “Telah dibacakan Al- Qur’an di dekatku.” (HR Al-Baihaqi)

Anjuran Membaca Ayat-ayat Al-Quran Berikut Saat Sakit

Imam Abu Zakariya Muhyiddin Nawawi dalam karyanya at-Tibyan fi Adabi Hamlatil Qur’an menjelaskan tentang beberapa ayat yang baik membacakannya ketika sakit atau berada di sisi orang yang sedang sakit.

Surah Al-Fatihah

Surah Al-Fatihah adalah doa pembukaan dan permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan petunjuk, keselamatan, dan kesembuhan kepada hamba-Nya. Kesunahan membaca surah al-fatihah di samping orang sakit berdasarkan sabda Nabi saw dalam hadits sahih berkenaan dengan perkara tersebut:

Baca Juga:  Perbanyak Baca Doa Ini di Hari Tasyrik

( وَمَا أَدْرَاكَ أَنَّهَا رُقْيَةٌ ؟!

Artinya: “Dari mana engkau tahu bahwa Al-Fatihah adalah ruqtah (sejenis obat dan mantera)?” (HR. Bukhori)

Surah al-Ikhlas dan al-Mu’awwidzaatain

Sunah membaca surah al-Ikhlas dan al-Mu’awwidzaatain untuk orang sakit dengan meniup pada kedua telapak tangan. Terdapat keterangan yang menguatkan hal ini sebagaimana dalam penjelasan berikut:

 

 (وَفِي رِوَايَاتٍ فِي ( الصَّحِيحَيْنِ ، زِيَادَةٌ عَلَى هَذَا ؛ فَفِي بَعْضِهَا : قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا : ( فَلَمَّا أَشْتَكَى.. كَانَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَفْعَلَ ذَلِكَ وَفِي بَعْضِهَا : ( كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْفُتُ عَلَى نَفْسِهِ فِي الْمَرَضِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ بِـالْمُعَوِّذَاتِ ) ( قَالَتْ عَائِشَةُ : ( فَلَمَّا ثَقُلَ .. كُنتُ أَنْفُتُ عَلَيْهِ بِهِنَّ ، وَأَمْسَحُ بِيَدِ نَفْسِهِ لِبَرَكَتِهَا, وفي بَعْضِهَا : ( كَانَ إِذَا اشْتَكَى .. يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِـهِ الْمُعَوَّذَاتِ )

Artinya: Menurut beberapa riwayat dalam Shahihain ada tambahan dari ini. Sebagiannya sebagaimana riwayat dari Aisyah ra, kataanya: “Ketika Nabi saw, beliau menyuruhku melakukannya dengan cara demikian.” Dan sebagian lainnya:) Terjemahan: “Nabi saw meniup pada dirinya ketika sakit yang menyebabkan wafatnya dengan membaca Al-Mu’awwidzaat.” Aisyah ra berkata: “Ketika sakit beliau bertambah tenat, akulah yang meniup padanya dengan membaca Al-Mu’awwidzaat dan mengusapkan tangannya sendiri untuk mengambil berkatnya.” Dan sebagian lainnyanya lagi: “Nabi saw ketika sakit membaca untuk dirinya Al-Mu’awwidzaat dan meniup.”

Pakar bahasa mengatakan, An-Nafth ialah tiupan yang ringan tanpa mengeluarkan air ludah.

Surat Anbiya Ayat 83

Nabi Ayyub membaca surat ini ketika ia menghadapi ujian penyakit yang parah selama bertahun-tahun. Berikut bacaannya:

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Artinya: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”

Selain itu dalam buku Kamus Doa Lebih Lengkap dan Praktis karya Luqman Junaedi, juga terdapat 6 ayat yang dapat untuk membacanya ketika sakit. Di antaranya adalah

  1. Surat at-Taubah ayat 14
  2. Surat Yunus ayat 57
  3. Surat an-Nahl ayat 69
  4. Surat al-Isra’ ayat 82
  5. Surat Asy-Syuara ayat 80
  6. Surat Fussilat ayat 44
Baca Juga:  Shutter 2025 versi Indonesia: Potret Horor, Trauma, dan Kritik terhadap Kekerasan Seksual

Oleh karena itu, kita bisa mengamalkan beberapa ayat di atas ketika tubuh kita sedang sakit.

Wallahua’lam.

 

 

 

Rekomendasi

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Ditulis oleh

Mahasantri Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Situbondo (Pegiat kajian Qashashul Quran dan Gender)

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

Mewarisi Dendam atau Memutus Luka Keluarga? Refleksi Novel Makamkan Ibu di Samping Ayah

buku

Nama Nabi Sulaiman Didahulukan Nama Nabi Sulaiman Didahulukan

Tafsir Surah An-Naml Ayat 30; Hikmah Nama Nabi Sulaiman Didahulukan daripada Nama Allah

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan? Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Bagaimana Pandangan Maqashid Syariah mengenai Kebakaran Hutan di Kalimantan?

Muslimah Talk

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya? Mu'asyarah bil Ma'ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Mu’asyarah bil Ma’ruf dalam Pernikahan, Bagaimana Idealnya?

Keluarga

Trending

Nasihat Pernikahan Gus Mus Nasihat Pernikahan Gus Mus

Doa untuk Pengantin Baru

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mengenal Tujuh Macam Kebiasaan Istihadhah

Ibadah

diperhatikan Memilih pasangan hidup diperhatikan Memilih pasangan hidup

Tafsir Al-Baqarah Ayat 221: Hal yang Harus Diperhatikan saat Memilih Pasangan Hidup

Kajian

Tata Cara Shalat Perempuan Tata Cara Shalat Perempuan

Tata Cara Shalat Perempuan Istihadhah

Ibadah

air ketuban air ketuban

Benarkah dengan Membaca Surah Yusuf Anak yang Dikandung akan Tampan?

Kajian

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

lelaki perempuan mata allah lelaki perempuan mata allah

Feminisme Al-Qur’an, Tafsir An-Nahl 97; Lelaki dan Perempuan di Mata Allah

Kajian

Connect