Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Selesai Haid tetapi Belum Mandi, Apakah Tetap Wajib Berpuasa?

Selesai Haid tetapi Belum Mandi, Apakah Tetap Wajib Berpuasa?

BincangMuslimah.Com – Haid adalah suatu keniscayaan yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. kepada para perempuan. Haid menjadi tanda balig bagi perempuan, sekaligus tanda telah dibebankannya semua syariat Islam kepadanya.

Masa terjadinya haid biasanya selama enam atau tujuh hari. Adapun batas minimalnya adalah satu hari satu malam atau dua puluh empat jam, sedangkan batas maksimalnya adalah lima belas hari lima belas malam. Selama mengeluarkan darah haid, maka ada beberapa perkara yang haram dilakukan perempuan, seperti salat, puasa, tawaf, iktikaf, membaca dan menyentuh Alquran.

Jika darah haid yang dikeluarkan telah terhenti, maka ia boleh melakukan hal-hal yang diharamkan ketika haid tersebut setelah ia melakukan mandi besar terlebih dahulu.

Namun bagaimana jika ada seorang perempuan yang sudah terhenti darah haidnya di malam hari di bulan Ramadan, tetapi ia belum mandi besar hingga Subuh tiba? Apakah ia tetap wajib berpuasa meskipun belum mandi?

K.H. Muhammad Ardani bin Ahmad di dalam kitab Risalah Haidl menyebutkan bahwa jika haid/nifas telah selesai tapi belum mandi, atau telah mandi tetapi tidak sah, maka haram melakukan perkara-perkara yang diharamkan sebab haid atau nifas, kecuali lima perkara, yakni puasa, dicerai, bersuci, lewat dalam masjid dan salat bagi orang yang tidak menemukan air dan debu.

Hasan Sulaiman an Nuri dan Alawi Abbas al Maliki di dalam kitab Ibanatul Ahkam Syarh Bulughil Maram juga berpendapat bahwa perempuan yang telah terhenti darahnya di malam hari, kemudian terbit fajar sebelum mandi, maka sah puasanya.

الحائض والنفساء إذا انقطع دمهما ليلا ثم طلع الفجر عليهما قبل الإغتسال صح صومهما

“Perempuan haid dan nifas, jika telah terputus darahnya di malam hari, kemudian terbit fajar (subuh) sebelum mandi, maka sah puasanya.” Syekh Hasan dan Alawi memberikan pendapat ini di dalam penjelasan fiqhul hadis tentang Nabi saw. yang belum mandi junub hingga waktu subuh dan tetap menjalankan puasa, serta tidak meng-qada puasa di hari itu.

عَنْ عَائِشَةَ وَ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ))أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُوْمُ)) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَزَادَ مُسْلِمٌ فِيْ حَدِيْثِ أُمِّ سَلَمَةَ)  وَ لاَ يَقْضِيْ))

Dari Aisyah dan Ummi Salamah ra (bahwasannya Nabi saw. pernah ketika waktu Subuh dalam keadaan junub dari jima kemudian beliau mandi dan berpuasa). Muttafaqun alaihi. Dan Imam Muslim menambahi dalam hadisnya Ummi Salamah (dan beliau tidak meng-qada puasanya).

Jadi, wanita haid yang telah terhenti darahnya di malam hari, dan belum mandi bersuci, maka ia tetap wajib menjalankan puasa esok harinya, dan puasanya sah serta tidak perlu meng-qada-nya. Tetapi dengan syarat ia telah berniat puasa pada malam harinya, karena jika belum niat di malam hari, maka puasanya tidak sah.

Nabi saw. pernah bersabda ““Barang siapa yang tidak berniat puasa di malam hari sebelum terbitnya fajar, maka tidak ada puasa baginya.”(HR. Abu Daud, at Tirmidzi, an Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Tetapi lebih baik jika wanita tersebut sudah tahu bahwa darahnya telah terhenti di malam hari, hendaknya mandinya sebelum fajar, karena agar tidak sampai airnya ke perut entah lewat telinga, atau dubur yang dapat membatalkan puasa. Sebagaimana pendapat Imam Zainuddin al Malibari di dalam kitab Fathul Muin

 وسن (غسل عن نحو جنابة قبل فجر) لئلا يصل الماء الى باطن نحو أذنه أو دبره

“Dan disunnahkan mandi semisal janabat sebelum fajar agar air (nya) tidak sampai (masuk) ke dalam semisal telinganya atau duburnya.”.

Wallahu A’lam bis Sawab.

Rekomendasi

Apakah Orang Miskin Tetap Apakah Orang Miskin Tetap

Apakah Orang Miskin Tetap Wajib Bayar Zakat?

Wafat Pada Ramadhan Tapi Wafat Pada Ramadhan Tapi

Wafat Pada Ramadhan Tapi Belum Bayar Zakat Fitrah, Bagaimana Zakatnya?

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Hal-hal Yang Membatalkan Hal-hal Yang Membatalkan

Hal-hal Yang Membatalkan I’tikaf

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

6 Komentar

6 Comments

    Komentari

    Terbaru

    apakah dakwah wajib bagi apakah dakwah wajib bagi

    Apakah Dakwah Wajib bagi Setiap Muslim?

    Kajian

    Perempuan Hidup di Palestina Perempuan Hidup di Palestina

    Membayangkan Menjadi Perempuan yang Hidup di Palestina

    Muslimah Talk

    Keutamaan Dimiliki Bulan Dzulqa’dah Keutamaan Dimiliki Bulan Dzulqa’dah

    Empat Keutamaan Bulan Dzulqa’dah

    Kajian

    Trend Lamaran Masa Kini Trend Lamaran Masa Kini

    Trend Lamaran Masa Kini, Bagaimana Pandangan dalam Islam?

    Kajian

    Tako’ Sangkal: Mitos Menolak Tako’ Sangkal: Mitos Menolak

    Tako’ Sangkal: Mitos Menolak Lamaran pada Masyarakat Madura

    Khazanah

    Ketentuan Fasakh yang Wajib Ketentuan Fasakh yang Wajib

    Ketentuan Fasakh yang Wajib Dipenuhi Menurut Ulama

    Kajian

    Belum Akikah Tapi Hendak Belum Akikah Tapi Hendak

    Belum Akikah Tapi Hendak Berkurban, Bolehkah?

    Kajian

    Ayat Waris Menjadi Salah Ayat Waris Menjadi Salah

    Ayat Waris Menjadi Salah Satu Bukti Islam Memuliakan Perempuan

    Kajian

    Trending

    hutang puasa ramadhan hutang puasa ramadhan

    Melunasi Qadha Puasa Ramadhan Dulu atau Puasa Syawal Dulu?

    Ibadah

    niat haji untuk orang lain niat haji untuk orang lain

    Bolehkah Perempuan Pergi Haji dan Umrah Tanpa Disertai Mahram?

    Ibadah

    niat haji untuk orang lain niat haji untuk orang lain

    Definisi Mampu Pergi Haji dan Umrah Bagi Perempuan

    Ibadah

    Hukum Menggabungkan Puasa Syawal dengan Puasa Qadha

    Ibadah

    Bolehkah Puasa Syawal pada Hari Jum’at?

    Ibadah

    Muslim Pancasilais: Karakter Pembebas Diskriminasi

    Muslimah Daily

    niat haji untuk orang lain niat haji untuk orang lain

    Bolehkah Perempuan yang Haid Tetap Melaksanakan Thawaf Ifadhah?

    Ibadah

    syarat wajib haji syarat wajib haji

    Macam-macam Denda yang Wajib Dibayar saat Haji

    Ibadah

    Connect