Ikuti Kami

Ibadah

Doa Menjelang Persalinan dari Rasulullah untuk Fatimah

doa menjelang persalinan rasulullah
Gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Proses menjelang persalinan merupakan salah satu hal yang menegangkan bagi pasangan suami istri. Khususnya bagi seorang wanita yang mengalami secara langsung prosesnya. Nyawa menjadi taruhannya.

Selain pasrah kepada dokter atau ahlinya yang sedang membantu proses persalinan, sebagai seorang mukmin sudah seharusnya juga harus pasrah kepada Allah swt. Tentunya dengan banyak berdoa agar diberi kelancaran dan ibu serta anaknya selamat. Lalu, apa doa menjelang persalinan yang diajarkan oleh Rasulullah?

Imam An-Nawawi di dalam kitab Al-Adzkar telah membahasnya dengan judul Babu ma yuqalu indal wiladah wa ta’allumil mar’ah bidzalik (bab apa yang diucapkan ketika melahirkan dan saat seorang wanita kesakitan sebab hal itu).

ينبغي أن يكثر من دعاء الكرب الذي قدمناه. وروينا في كتاب ابن السني عن فاطمة رضي الله عنها ” أن رسول الله (صلى الله عليه وسلم) لما دنا ولادها أمر أم سلمة وزينب بنت جحش أن يأتيا فيقرآ عندها آية الكرسي ، و (إن ربكم الله..) إلى آخر الآية (3) [ الاعراف : 54 ] ويعوذاها بالمعوذتين “.

Diharapkan agar (ketika proses melahirkan) memperbanyak doa “kesusahan” yang telah kami sampaikan (pada bab sebelumnya). Dan diriwayatkan kepada kita di dalam kitab Ibnus Sunni dari Fatimah r.a., bahwasannya Rasulullah saw. ketika Fatimah mau melahirkan, beliau menyuruh Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy datang, lalu membaca di samping Fatimah ayat kursi, ayat wa inna rabbakumullah sampai akhir ayat, serta meminta perlindungan untuk Fatimah dengan membaca dua surah muawwidzatain (An-Nas dan Al-Falaq).

Adapun salah satu doa saat kesusahan yang telah disampaikan imam An-Nawawi adalah riwayat Ibnu Abbas r.a. sebagai berikut.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عِنْدَ الْكَرْبِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَلِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ. رواه البخاري.

Baca Juga:  Suami Bisa Panjatkan Doa Ini untuk Keselamatan dan Kebaikan Janin

 

Dari Ibnu Abbas r.a., ia berkata, “Nabi saw. ketika mengalami kesusahan selalu berdoa

laa ilaaha illa allahul alimul haliim. laa ilaaha illa allahu rabbul ‘arsyi; ‘adzim laa ilaaha illa allahu rabbus samaawaati wa rabbul arsyil karim

Artinya; Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Tuhan pemelihara ‘Arasy yang Maha Agung, Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang memelihara langit dan bumi, Tuhan pemelihara arasy yang mulia. (H.R. Al-Bukhari)

Sementara, ayat 54 surah Al-A’raf lengkapnya adalah

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ (54)

Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh alam. (QS. Al-A’raf : 54)

Demikianlah beberapa doa yang dipanjatkan menjelang persalinan yang diajarkan oleh Rasulullah, yakni doa kesusahan, ayat kursi, ayat 54 surah Al-A’raf, surah An-Nas dan Al-Falaq. Doa ini hendaknya dipanjatkan oleh suami maupun keluarga terutama yang sedang menemani proses persalinan tersebut agar lancar dan selamat. Wa Allahu a’lam bis shawab.

Rekomendasi

Doa berbuka puasa rasulullah Doa berbuka puasa rasulullah

Beberapa Macam Doa Berbuka Puasa yang Rasulullah Ajarkan

Doa Setelah Shalat Witir

doa menyambut bulan ramadhan doa menyambut bulan ramadhan

Doa Menyambut Bulan Ramadhan

suami doa keselamatan janin suami doa keselamatan janin

Suami Bisa Panjatkan Doa Ini untuk Keselamatan dan Kebaikan Janin

Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

1 Komentar

1 Comment

Komentari

Terbaru

memelihara semangat setelah ramadhan memelihara semangat setelah ramadhan

Tips Memelihara Semangat Ibadah Setelah Ramadhan

Muslimah Talk

golongan manusia kedudukan terbaik golongan manusia kedudukan terbaik

Golongan Manusia yang Mendapatkan Kedudukan Terbaik di Sisi Allah

Kajian

kisah puasa sayyidah maryam kisah puasa sayyidah maryam

Memetik Hikmah dari Kisah Puasa Sayyidah Maryam dalam Alquran

Khazanah

Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan

Pendapat Para Ulama tentang Tradisi Takbiran Menggunakan Petasan

Kajian

Makna Pentingnya Zakat Fitrah Makna Pentingnya Zakat Fitrah

Makna dan Pentingnya Zakat Fitrah

Kajian

perempuan haid mengikuti takbiran perempuan haid mengikuti takbiran

Hukum Perempuan Haid Mengikuti Takbiran di Hari Raya

Kajian

zakat fitrah anak rantau zakat fitrah anak rantau

Zakat Fitrah bagi Anak Rantau

Kajian

mandi idul fitri perempuan mandi idul fitri perempuan

Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri bagi Perempuan

Kajian

Trending

doa terhindar dari keburukan doa terhindar dari keburukan

Doa yang Diajarkan Rasulullah kepada Aisyah agar Terhindar Keburukan

Ibadah

Surat Al-Ahzab Ayat 33 Surat Al-Ahzab Ayat 33

Tafsir Surat Al-Ahzab Ayat 33; Domestikasi Perempuan, Syariat atau Belenggu Kultural?

Kajian

Mahar Transaksi Jual Beli Mahar Transaksi Jual Beli

Tafsir Surat An-Nisa Ayat 4; Mahar Bukan Transaksi Jual Beli

Kajian

Doa berbuka puasa rasulullah Doa berbuka puasa rasulullah

Beberapa Macam Doa Berbuka Puasa yang Rasulullah Ajarkan

Ibadah

Hukum Sulam Alis dalam Islam

Muslimah Daily

Doa Setelah Shalat Witir

Ibadah

Mengapa Masih Ada Maksiat di Bulan Ramadhan Padahal Setan Dibelenggu?

Kajian

Niat puasa malam hari Niat puasa malam hari

Mengapa Niat Puasa Boleh Dilakukan sejak Malam Hari?

Ibadah

Connect