Ikuti Kami

Subscribe

Muslimah Daily

Batalkah Wudunya Perempuan yang Memakai Cat Kuku?

unnamed 2 1
unnamed 2 1

BincangMuslimah.Com – Mempercantik diri adalah keinginan bagi mayoritas kaum hawa. Di antara cara mempercantik diri adalah dengan menhiasi kuku mereka dengan cat kuku, ada yang merah, biru dan warna warni lainnya. Lalu apakah memakai cat kuku membatalkan wudu?

Memakai cat kuku tidaklah membatalkan wudu, karena ia tidak termasuk dalam enam hal-hal yang dapat membatalkan wudu sebagaimana keterangan Imam Abu Syuja’ di dalam kitab taqribnya. Adapun enam hal tersebut adalah

“Sesuatu yang keluar dari dua jalan (depan dan belakang), tidur tidak dalam keadaan duduk rapat, hilangnya akal sebab mabuk atau sakit, menyentuhnya orang laki-laki kepada perempuan lain tanpa penghalang, menyentuh kemaluan manusia dengan telapak tangan dan menyentuh lubangnya dubur (jalan belakang) menurut qaul jadid (pendapat imam Syafii ketika di Mesir).”

Namun, hal yang harus dilakukan bagi wanita yang memakai cat kuku adalah menghilangkannya terlebih dahulu sebelum berwudu, jika bahan dari cat kuku tersebut dapat menghalangi sampainya air wudu ke kuku-kuku yang wajib dibasuh.

Karena ulama fikih telah sepakat akan tidak sahnya wudu seseorang yang ada sedikit saja penghalang sampainya air kepada salah satu anggota tubuh yang wajib dibasuh atau diusap ketika wudu.

Dengan demikian, maka memakai cat kuku itu tidak membatalkan wudu. Tetapi, jika terjadi salah satu hal yang membatalkan wudunya, dan ia akan berwudu, maka ia wajib menghilangkan cat kuku tersebut sebelum berwudu kembali, karena cat kuku tersebut dapat menghalangi sampainya air ke kuku yang wajib dibasuh.

Namun, jika cat kuku itu terbuat dari bahan yang masih bisa sampainya air ke kuku meskipun tidak perlu dihilangkan terlebih dahulu, misalnya pacar kuku dari Makkah, atau hena yang bahannya bukan dari cat, maka ia tidak perlu menghilangkan terlebih dahulu, tetapi langsung berwudu.

Oleh karena itu, sebaiknya bagi wanita yang ingin mempercantik dirinya dengan cat kuku, dan tidak ingin ribet menghapusnya dulu sebelum berwudu, hendaknya ia memakai cat kuku tersebut saat haid saja, dimana kondisi ia tidak wajib salat yang mengharuskan berwudu minimal lima kali sehari. Dan ketika ia telah suci dari haid, barulah ia menghapus cat kuku tersebut sebelum mandi besar dan berwudu. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

*Artikel ini pernah dimuat BincangSyariah.Com

Rekomendasi

keutamaan melanggengkan wudhu islam keutamaan melanggengkan wudhu islam

Mengelap Air Bekas Wudhu, Bagaimana Hukumnya?

Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

Hukum Wudhu dengan Gayung dari Bak Mandi, Benarkah Tidak Sah? Hukum Wudhu dengan Gayung dari Bak Mandi, Benarkah Tidak Sah?

Hukum Wudhu dengan Gayung dari Bak Mandi, Benarkah Tidak Sah?

apakah sikat gigi bisa menggantikan siwak? apakah sikat gigi bisa menggantikan siwak?

Apakah Sikat Gigi Bisa Menggantikan Siwak?

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Komentari

Terbaru

relasi muhammad non muslim relasi muhammad non muslim

Meneladani Relasi Nabi Muhammad dengan Non Muslim

Khazanah

mengidolakan ustaz ganteng halu mengidolakan ustaz ganteng halu

Mengidolakan Ustaz Ganteng Sampai “Halu”

Muslimah Talk

Semangat Women Supporting Women Semangat Women Supporting Women

Menurunnya Semangat Women Supporting Women

Muslimah Talk

persahabatan aisyah perempuan yahudi persahabatan aisyah perempuan yahudi

Persahabatan Antara Aisyah dan Perempuan Yahudi

Khazanah

Memperingati Maulid Nabi kesesatan Memperingati Maulid Nabi kesesatan

Apakah Memperingati Maulid Nabi Berarti Menuju Kesesatan?

Khazanah

Memperingati Maulid Nabi kesesatan Memperingati Maulid Nabi kesesatan

Penjelasan Akhlak Nabi Adalah Alquran

Khazanah

Beauty Standar hakikat kecantikan Beauty Standar hakikat kecantikan

Beauty Standar dan Hakikat Cantik Menurut Islam

Muslimah Talk

Esensi Memperingati Maulid Nabi Esensi Memperingati Maulid Nabi

Esensi Memperingati Maulid Nabi; Perjuangan Nabi Mengangkat Derajat Perempuan

Muslimah Talk

Trending

Shalat Sunnah Rawatib Perempuan Shalat Sunnah Rawatib Perempuan

Shalat Sunnah Rawatib Bagi Perempuan, Lebih Utama di Masjid atau Rumah?

Ibadah

keutamaan melanggengkan wudhu islam keutamaan melanggengkan wudhu islam

Keutamaan Melanggengkan Wudhu dalam Islam

Kajian

pendapat ulama membasuh tangan pendapat ulama membasuh tangan

Pendapat Ulama Mengenai Hukum Membasuh Tangan.

Kajian

cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

Kajian

Empat Kiat Mendidik Anak Empat Kiat Mendidik Anak

Empat Kiat Mendidik Anak Menurut Anjuran Islam

Keluarga

air liur manusia najis air liur manusia najis

Benarkah Air Liur Manusia Najis?

Kajian

3 Hal didiskusikan kontrasepsi 3 Hal didiskusikan kontrasepsi

3 Hal yang Perlu Didiskusikan Perihal Kontrasepsi

Keluarga

Perbedaan Kata Membasuh mengusap Perbedaan Kata Membasuh mengusap

Perbedaan Kata Membasuh dan Mengusap pada Rukun Wudhu

Kajian

Connect