Ikuti Kami

Kajian

Keutamaan Memperbarui Wudu Berdasarkan Hadis Rasulullah

keutamaan memperbarui wudu hadis
Source: Gettyimages.com

BincangMuslimah.Com – Banyak hal dari syariat Islam yang mengatur prihal kesucian. Salah satunya adalah wudu. Wudu merupakan salah satu syariat Islam yang mencerminkan betapa Islam menjunjung tinggi kesucian dan kebersihan. Maka dari itu saking utamanya wudu, Islam mengajarkan keutamaan memperbarui wudu yang merujuk pada hadis Rasulullah.

Betapa tidak, umat Islam paling minimal menyentuh air sebanyak 5 kali dalam sehari semalam. Pasalnya di dalam syariat Islam tidak sedikit aktivitas manusia yang digantungkan dengan wudu. Di antaranya wudu dijadikan sebagai syarat dari keabsahan salat, kebolehan menyentuh alquran dan tawaf. Selain itu banyak pula aktivitas yang dianjurkan untuk berwudu seperti sebelum tidur, sebelum makan dan lain sebagainya. 

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa wudu adalah kegiatan menyucikan diri dengan membasuh muka, tangan, kepala dan kaki. Sehingga setidaknya semua anggota wudu selalu dibersihkan setiap kali berwudu. Di dalam salat misalnya, wudu sebagai syarat keabsahan salat akan dilakukan sebanyak 5 kali sesuai dengan banyaknya jumlah shalat wajib dalam sehari semalam. 

Namun tidak menutup kemungkinan seseorang akan melakukan wudu lebih dari jumlah shalat yang dilakukan. Selain itu juga memungkinkan jumlah wudu yang dilakukan kurang dari jumlah shalat sehari semalam. Karena ketika wudu yang digunakan untuk shalat yang satu belum batal sebab hal-hal yang membatalkan wudu, maka wudu tersebut masih bisa digunakan untuk shalat yang berikutnya. 

Kendatipun demikian, Islam tetap menganjurkan untuk tajdid al-wudlu’ (memperbarui wudu) untuk setiap shalat berdasarkan hadis Rasulullah sekalipun wudu yang dilakukan sebelumnya belum batal. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw.,

وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْتَوَضَّأَ عَلَىطُهْرٍ كُتِبَ لَهُعَشْرُ حَسَنَاتٍ

Baca Juga:  Hukum Wudhu Saat Tangan Ada Bekas Oli

Artinya: “Dari Umar beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda: barangsiapa yang berwudu ketika dalam keadaan suci maka dituliskan untuknya 10 kebaikan” (HR. Tirmidzi)

Menurut Abu Muhammad Mahmud di dalam kitab Syarah Sunan Abi Dawud juz 1 hal. 187 yang dimaksud dengan حسنات di sini adalah jama’ dari الحسنة (kebaikan) namun hal ini hanya sebagai majaz karena makna yang sebenarnya dikehendaki adalah pahala/ganjaran. Hal ini ditunjukkan oleh perkataan beliau:

لأن الحسنة هي الخصلة التي يعملها العبد، والذي يعطيه ربه عليها تُسمى جزاء وثواباً، فحق المعنى كتب الله له عشر ثوابات، أو عشر أجزية ولكنها ذكرت بالحسنات للتشاكل والتقابل 

Artinya: Karena kebaikan adalah adalah budi pekerti yang dilakukan oleh seorang hamba. Sedangkan yang diberikan oleh Allah dinamakan sebagai ganjaran dan pahala. Sehingga makna hakikatnya adalah “Allah menuliskan untuknya 10 kebaikan atau 10 ganjaran”. Akan tetapi disebutkan dengan menggunakan kata حسنات untuk menyerupakan.

Dari hadis dan salah satu tafsirnya ini menjadi jelas bahwa memperbarui wudu memiliki keutamaan yang besar karena seorang hamba yang memperbarui wudunya akan diberi 10 pahala/ganjaran. Selaras dengan hal ini Abu Umar al-Qurthuby memberikan komentarnya ketika menafsiri hadits ini di dalam kitab al-Tamhīd juz 18 hal. 241:  

فَإِنَّمَا هُوَ مَنْدُوبٌ إِلَى ذَلِكَ لَهُ فِيهِ فَضْلٌ كَامِلٌ تَأَسِّيًا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 

Artinya: Memperbarui wudu itu sunnah yang di dalamnya memuat keutamaan yang sempurna karena ikut kepada Rasulullah SAW

Oleh karena itu sebagai umat Islam yang mencintai kebersihan dan juga menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan terbaik maka sudah semestinya kita melakukan wudu untuk setiap salat. Karena sebagaimana yang sudah dipaparkan bahwa di dalam wudu selain bisa membersihkan anggota wudu dan membuat orang yang bersangkutan dalam keadaan suci, di dalam wudu juga memuat keutamaan yang besar dengan mendapat 10 pahala sebagai ganjarannya. 

Baca Juga:  Anak Tiri dengan Orang Tua Tiri dalam Islam, Apakah Menjadi Mahram?

Rekomendasi

Enam Hal yang Membatalkan Wudhu Enam Hal yang Membatalkan Wudhu

Sepuluh Kesunnahan dalam Berwudu

wudhu tangan bekas oli wudhu tangan bekas oli

Hukum Wudhu Saat Tangan Ada Bekas Oli

keutamaan memperbarui wudu hadis keutamaan memperbarui wudu hadis

Manfaat Wudu bagi Kesehatan

adab berwudu perlu diperhatikan adab berwudu perlu diperhatikan

Adab Berwudu yang Perlu Diperhatikan

Ditulis oleh

Alumnus Ponpes As'ad Jambi dan Mahad Ali Situbondo. Tertarik pada kajian perempuan dan keislaman.

Komentari

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

pendarahan sebelum melahirkan nifas pendarahan sebelum melahirkan nifas

Membedakan Darah Haid dan Darah Istihadhah

Ibadah

Kelas Fikih Muslimah 2026: Ini Hal-Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan saat Istihadhah Kelas Fikih Muslimah 2026: Ini Hal-Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan saat Istihadhah

Kelas Fikih Muslimah 2026: Ini Hal-Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan saat Istihadhah

Berita

Resensi Buku Pedoman Wanita Muslimah: Fatwa-fatwa Seputar Perempuan & Beberapa Permasalahan yang Sering Ditanyakan Resensi Buku Pedoman Wanita Muslimah: Fatwa-fatwa Seputar Perempuan & Beberapa Permasalahan yang Sering Ditanyakan

Resensi Buku: Pedoman Wanita Muslimah

buku

rezeki tidak dihitung manusia rezeki tidak dihitung manusia

Tafsir Surah At-Thalaq Ayat 2-3; Konsep Rezeki yang Tidak Bisa Dihitung Manusia

Kajian

Daftar Sekarang! Bincang Muslimah Buka Kelas Fikih Muslimah 2026! Daftar Sekarang! Bincang Muslimah Buka Kelas Fikih Muslimah 2026!

Daftar Sekarang! Bincang Muslimah Buka Kelas Fikih Muslimah 2026!

Berita

Mengapa Kita Takut Mengakui Jika Sedang Tidak Baik-baik Saja? Mengapa Kita Takut Mengakui Jika Sedang Tidak Baik-baik Saja?

Mengapa Kita Takut Mengakui Jika Sedang Tidak Baik-baik Saja?

Diari

Benarkah Bulan Safar Bulan Sial? Ternyata Ini Peristiwa Penting Di Dalamnya Benarkah Bulan Safar Bulan Sial? Ternyata Ini Peristiwa Penting Di Dalamnya

Benarkah Bulan Safar Bulan Sial? Ternyata Ini Peristiwa Penting Di Dalamnya

Kajian

Na’ilah Hasyim Sabri, Mufassir Perempuan Asal Palestina

Muslimah Talk

Trending

pendarahan sebelum melahirkan nifas pendarahan sebelum melahirkan nifas

Membedakan Darah Haid dan Darah Istihadhah

Ibadah

Kisah Pertemuan musa khidir Kisah Pertemuan musa khidir

Tafsir al-Kahfi: Kisah Pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir

Khazanah

Keraguan tentang Keaslian Alquran Keraguan tentang Keaslian Alquran

Tafsir Ayat tentang Penyerupaan Nabi Isa a.s Sebelum Diangkat ke Langit

Kajian

mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati mengasuh anak ciri-ciri anak penyejuk hati

Tafsir Al-Baqarah 233: Kewajiban Kerjasama dalam Mengasuh Anak bagi Suami Istri

Kajian

rezeki tidak dihitung manusia rezeki tidak dihitung manusia

Tafsir Surah At-Thalaq Ayat 2-3; Konsep Rezeki yang Tidak Bisa Dihitung Manusia

Kajian

Tafsir QS Al-Hadid Ayat 16 dalam Menyikapi Fenomena Moral Gen Z Tafsir QS Al-Hadid Ayat 16 dalam Menyikapi Fenomena Moral Gen Z

Tafsir Surah al-Ahzab Ayat 21: Rasulullah Teladan Bagi Manusia

Khazanah

Resensi Buku Pedoman Wanita Muslimah: Fatwa-fatwa Seputar Perempuan & Beberapa Permasalahan yang Sering Ditanyakan Resensi Buku Pedoman Wanita Muslimah: Fatwa-fatwa Seputar Perempuan & Beberapa Permasalahan yang Sering Ditanyakan

Resensi Buku: Pedoman Wanita Muslimah

buku

Doa ketika perempuan haid Doa ketika perempuan haid

Doa yang Diajarkan Sayyidah Aisyah Ketika Perempuan Haid

Ibadah

Connect