Ikuti Kami

Subscribe

Ibadah

Datang Haid Tapi Belum Shalat, Wajibkah Diqadha?

BincangMuslimah.Com – Jika ada wanita yang kedatangan haid atau nifas setelah masuknya waktu salat, padahal ia belum melakukan salat, sedangkan jarak antara masuknya waktu salat dan permulaan haid atau nifas tadi mencukupi untuk melaksanakan salat, meskipun tidak cukup disertai bersucinya (bagi orang yang bersucinya boleh dikerjakan sebelum masuknya waktu salat, sebagaimana wudunya orang sehat biasa).

Dan juga cukup disertai bersucinya (bagi orang yang bersucinya harus dijalankan setelah masuk waktu salat sebagaimana orang yang bertayamum atau berwudu bagi orang yang terus-menerus mengeluarkan kencing (beser) atau orang istihadhah). Maka wanita yang demikian itu ketika setelah selesai haid atau nifasnya wajib meng-qadla salat yang ditinggalkan waktu awal haid atau nifas tadi.

Contoh: Masuknya waktu asar jam 15.00 WIB dan kira-kira jam 15.30 WIB datang haid, padalah salat asar belum dikerjakan, maka ketika setelah haid selesai wajib meng-qadla salat asar. Begitu juga salat sebelum waktu tersebut wajib di-qadla jika memenuhi 3 syarat sebagaimana berikut:

  1. Salat sebelumnya boleh dijama dengan salat waktu datangnya haid atau nifas seperti: zuhur boleh dijama dengan asar, dan magrib dengan isya, namun selainnya tidak boleh dijama.
  2. Salat sebelumnya belum dilakukan karena pada waktu salat sebelum haid atau nifas tersebut terjadi perkara yang mencegah salat. Misalnya gila atau ayan. Tetapi jika belum menjalankan salat bukan karena adanya pencegah seperti di atas, maka jelas salat tersebut wajib di-qadla meskipun tidak memenuhi persyaratan, bahkan meskipun sesudahnya tidak haid. Penjelasan di atas sebagaimana yang dimaksud dengan perkataan ulama’ مع فرض قبلها (beserta salat fardu sebelumnya).
  3. Antara masuknya waktu salat dan datangnya haid atau nifas tadi mencukupi untuk melakukan salat. Contoh: Masuknya waktu salat asar jam 15.00 WIB, namun mulai masuk waktu zuhur wanita tersebut sudah gila atau ayan, bertepatan dengan 15.00 wib ia sembuh, lalu jam 16.00 ia haid, maka ia wajib meng-qadla asar dan zuhur. Sebab zuhur belum dikerjakan dikarenakan ada perkara yang mencegah salat, dan zuhur boleh dijama dengan asar, serta antara jam 15.00 WIB sampai jam 16.00 WIB itu cukup dipergunakan untuk bersuci, salat asar dan zuhur. Adapun salat berikutnya (setelah datangnya haid/nifas) itu mutlak tidak wajib di-qadla meskipun boleh dijama.

Jadi kesimpulannya jika antara masuknya waktu salat dan datangnya haid itu cukup dipergunakan salat/sekaligus bersucinya, dan pada waktu sebelumnya ia sudah mengerjakan salat, maka ia wajib mengerjakan salat yang belum ia laksanakan ketika datang haid tersebut. Jika antara masuknya waktu salat dan datangnya haid tidak cukup digunakan untuk bersuci serta salat, dan waktu salat sebelumnya sudah dikerjakan, maka ia tidak wajib meng-qadla-nya.

Namun jika antara masuknya waktu salat dan datangnya haid cukup digunakan salat/sekaligus bersuci dan salat sebelumnya belum dikerjakan karena adanya perkara yang mencegah salat selain haid maka ia wajib meng-qadla salat ketika datangnya haid dan salat sebelumnya jika bisa dijamak.

Sementara jika antara masuknya waktu salat dan datangnya haid tidak cukup dipergunakan salat/beserta bersuci, dan waktu salat sebelumnya ia belum melakukan salat karena ada perkara yang mencegah salat selain haid, maka ia tidak waib meng-qadla salat tersebut.

Wa Allahu A’lam bis Shawab.

(Diolah dari kitab Risalah Haidl Nifas dan Istihadhah Lengkap karya KH. Muhammad Ardani bin Ahmad (Surabaya: Al-Miftah, 1987, h. 32-35.)

*Artikel ini pernah dimuat di BincangMuslimah.Com

Rekomendasi

Perempuan Haid maulid nabi Perempuan Haid maulid nabi

Mengapa Puasa Perempuan Haid Perlu Diqadha Sedangkan Shalat Tidak?

Perempuan Haid maulid nabi Perempuan Haid maulid nabi

Durasi Haid Perspektif Empat Mazhab

cairan kuning setelah haid cairan kuning setelah haid

Menyikapi Cairan Kuning yang Keluar Setelah Haid

Melaksanakan Shalat Ketika Adzan Melaksanakan Shalat Ketika Adzan

Murtad Lalu Beriman Lagi, Wajib Mengqadha Shalat?

Annisa Nurul Hasanah
Ditulis oleh

Redaktur Pelaksana BincangMuslimah.Com, Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pondok Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah

Komentari

Komentari

Terbaru

Kehidupan Muhammad Sebelum Nabi Kehidupan Muhammad Sebelum Nabi

Kehidupan Muhammad Sebelum Menjadi Nabi (2)

Khazanah

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kehidupan Muhammad Sebelum Menjadi Nabi (1)

Kajian

istri menjual mahar nikah istri menjual mahar nikah

Bolehkah Istri Menjual Mahar Nikah dari Suami?

Kajian

kepribadian muhammad sebelum kenabian kepribadian muhammad sebelum kenabian

Kepribadian Muhammad Sebelum Mendapatkan Risalah Kenabian

Khazanah

prank kdrt baim paula prank kdrt baim paula

Viral Prank KDRT Baim dan Paula; Sangat Nir-Empati

Muslimah Talk

kehidupan muhammad sebelum nabi kehidupan muhammad sebelum nabi

Kenapa Sahabat Nabi Tidak Merayakan Maulid?

Khazanah

Pelecehan Seksual Uskup Belo Pelecehan Seksual Uskup Belo

Belajar dari Kasus Pelecehan Seksual Uskup Belo; Anak-anak Rawan Korban Pemuka Agama

Muslimah Talk

pesantren tempat belajar terbaik pesantren tempat belajar terbaik

Dua Alasan Mengapa Pesantren Masih Menjadi Tempat Belajar Terbaik

Muslimah Talk

Trending

suami istri tersangka adopsi suami istri tersangka adopsi

Viral Suami Istri Jadi Tersangka Karena Adopsi Anak Sahabat; Begini Cara dan Prosedur Legal Adopsi Anak

Kajian

doa anak alquran orang doa anak alquran orang

5 Doa untuk Anak dari Alquran yang Bisa Dibaca oleh Orang Tua

Ibadah

Menerima asi non muslim Menerima asi non muslim

Hukum Menerima Donor ASI Untuk Bayi dari Perempuan Non Muslim

Kajian

Rahasia Laut dalam Al-Qur’an Rahasia Laut dalam Al-Qur’an

Rahasia Laut dalam Al-Qur’an

Kajian

mahsa amini iran jilbab mahsa amini iran jilbab

Mahsa Amini; Simbol Perlawanan Perempuan Iran atas Pemaksaan Jilbab

Muslimah Talk

Perempuan Haid maulid nabi Perempuan Haid maulid nabi

Bolehkah Perempuan Haid Ikut Menghadiri Acara Maulid Nabi?

Kajian

pesantren tempat belajar terbaik pesantren tempat belajar terbaik

Dua Alasan Mengapa Pesantren Masih Menjadi Tempat Belajar Terbaik

Muslimah Talk

perbedaan agama penghalang warisan perbedaan agama penghalang warisan

Benarkah Perbedaan Agama Menjadi Penghalang Seseorang Mendapatkan Warisan ?

Kajian

Connect